11 September 2015

BEBERAPA CARA MENDELEGASIKAN TUGAS YANG EFEKTIF

Tantangan utama yang dihadapi para pemimpin di dalam lingkungan organisasi adalah dalam hal mengelola Sumber Daya Manusia yang dihadapi, khususnya dalam hal pemberian Tugas kepada bawahan. Sehingga ketidak mampuan tersebut, sering mengakibatkan lahirnya konflik di linkungan organisasi.
Peristiwa tersebut bukanlah suatu hal yang rahasia lagi; Lantas, apakah seorang pemimpin harus menyerah dalam menghadapi tantangan tersebut?
"SEHARUSNYA" tidak, "SEBAIKNYA" aktif belajar terus mencari solusi yang efektif dalam mengelola SDM (bawahannya).

Berikut adalah beberapa cara yang perlu dilakukan pemimpin untuk mengelola bawahan, khususnya dalam hal pemberian Tugas kepada bawahan :


PERTAMA, jadilah teladan yang baik bagi karyawan anda. Jika Anda ingin agar karyawan Anda melakukan pekerjaannya dengan baik dan memuaskan, maka anda hrus memberikan contoh yang tepat untuk karyawan anda.


KEDUA, tidak semua orang memiliki daya serap yang sama dengan kita. Ada orang yang cenderung melakukan sesuatu dengan cepat, bahkan sebelum orang lain melakukannya. Namun ada pula orang yang melakukan sesuatu setelah semua orang melakukannya, bahkan setelah diulang berkali-kali baru orang tersebut mau bergerak. Memang dibutuhkan kesabaran untuk bisa mengubah sebuah kebiasaan.


KETIGA, cara otak bekerja pada kebanyakan orang adalah ketika orang tersebut sedang happy, bukan pada saat sedang ditekan atau dimarahi. Jadi bangunlah budaya untuk memberi salam serta tersenyum setiap saat. Dengan begitu, budaya tersebut akan menjadi kebiasaan. Jika tersenyum dan memberi salam sudah menjadi kebiasaan, maka tentunya hal itu akan bergulir dengan sendirinya. Memang dibutuhkan model yang konsisten dalam membangun sebuah budaya.


KEEMPAT, mengukur hasil kerja mereka dengan menggunakan punishment and reward tentunya sangat baik sekali. Namun saran saya, reward yang diberikan jangan hanya sebatas material saja. Orang butuh pengakuan dan penghargaan. Jika ada karyawan Anda yang melakukan pekerjaannya dengan baik, sampaikanlah hal itu di depan banyak orang. Tepuklah pundak mereka sesekali. Mulailah berfokus pada kelebihan mereka dan bukan kelemahan mereka.